• Tersedia Token Listrik Prabayar

    Kami membuka peluang usaha untuk menjadi agen penjualan token listrik prabayar. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), saat ini, tengah gencar menggelar program pemindahan layanan jaringan listrik dari pascabayar menjadi prabayar. Jumlah pelanggan listrik prabayar sudah mencapai 1,7 juta pelanggan dari total 41 juta pelanggan PLN sampai akhir tahun lalu.(sumber www.pln.co.id) Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat. Maka dari itu kami sarankan mulailah dari sekarang untuk segera menjadi agen penjaulan token listrik prabayar di daerah anda

  • Distributor Pulsa Elektrik

    Server Kami juga melayan pembelian pulsa elektrik untuk semua operator GSM dan CDMA. Jangan siasiakan kesempatan ini, karena bisnis pulsa selama ini selalu stabil atau bisa dibilang tidak ada matinya. Untuk Anda yang berjiwa marketer, Anda bisa mendownlinekan ke orang lain dan Anda akan mendapat bonus dari setiap transaksi yang dilakukan oleh agen-agen downline Anda. Kami memberi GARANSI, jika transaksi dan pelayan kami tidak memuaskan, DEPOSIT atau uang anda kami kembalikan

  • PPOB(Payment Point Online Bank)

    Kami juga membuka pendaftaran agen PPOB seluruh wilayah indonesia, Jakarta, yogyakarta, surabaya, kalimantan, mataram NTB, NTT, Papua dan Daerah lainya. PPOB(Payment Point Online Bank) merupakan layanan pembayaran tagihan listrik dan tagihan lainnya secara online. Selain tagihan PLN juga bisa untuk pembayaran Telkom, Speedy, dan Flexi Pascabayar

  • Voucher Telivisi Prabayar

    Kami Juga Melayani Pengisian Voucher Telivisi Prabayar. Hanya dengan satu chip, anda juga dapat melakukan transaksi penjaulan voucher TV prabayar TELKOM VISION. Selain kemudahan tersebut kami juga menawarkan harga pokok yg sangat murah di banding kopetitor lain. Untuk harga silakan anda klik disini

  • Voucher Game Online

    Voucher Game Online Terlengkap dan Termurah. CABAL ONLINE,CANAAN ONLINE,E-PINS,FASTBLACK,GEMSCOOL,GOGAME,GOL ONLINE,IAHGAMES,ITUNESGIFTCARD,KORAM GAME,LYTO, MAINKANCOM,MEGAXUS,MOLPOINT,ORANGE GAME,PLAYON,PLAY POINT,SERENITY,SPIN,TERACORD,VTC ONLINE,MYCARD,WAVE GAME,WINNER CARD,ZYNGA. Untuk HARGA silakan klik disini

Tampilkan postingan dengan label SMS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMS. Tampilkan semua postingan

Unit Kerja SBY Gelar Sistem Pengaduan Lewat SMS



Layanan Pengaduan Online Rakyat atau Lapor! besutan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) mengembangkan sistem layanan pengaduan lewat pesan pendek atau SMS. ”Kami lagi mengetes sistem ini,” kata Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto usai memberikan kulah umum di depan mahasiswa Sekolah Bisnis Manajemen ITB di Bandung, Sabtu, 12 November 2011.

Kuntoro menuturkan sistem yang sudah dikembangkan setahun lalu itu ditambah dengan layanan pengaduan lewat pesan pendek melalui ponsel ke nomor 1708. Tapi belum semua layanan telepon dari operator seluler yang bisa mengirimnya. ”Sementara baru Telkomsel dan XL, mungkin minggu depan mulai tambah dengan Indosat. Jadi per minggu nanti akan tambah 1 provider,” katanya.

Menurut dia, sistem itu dikembangkan dengan maksud mengajak publik ikut serta mengawasi jalannya proses pembangunan. Laporan yang didapat lewat layanan itu, paparnya, yang diringkas oleh unit kerja untuk dilaporkan langsung kepada Presiden.

Kuntoro mengatakan saat ini tengah dikerjakan untuk meneruskan langsung pengaduan masyarakat yang diterima UKP4 lewat sistem Lapor! tersebut kepada menteri yang menangani langsung persoalan itu. Menteri yang bersangkutan diminta meneruskan berjenjang kepada bawahannya untuk menangani langsung persoalan itu. ”Ini proses yang sedang kami coba,” katanya.

Dia meminta, untuk menyempurnakan sistem yang tengah dikembangkan itu, publik yang melaporkan persoalan itu tidak berhenti di sana. Dia berharap sang pelapor mengirimkan perkembangan laporannya. Dengan demikian Unit Kerja Presiden itu bisa mengetahui progres pengaduan itu dan membenahi sistem birokrasi di pemerintahan.

Kendati begitu Kuntoro mengakui hingga saat ini belum ada masyarkat yang mengirim aduan itu, mengabari kelanjutan dari persoalan yang diadukannya itu. ”Padahal itu yang kami harapkan. Tapi ada dua kemungkinan di situ, sudah jalan (pembenahannya) dia tidak lapor, atau lama nggak jalan sehingga malas juga melaporkannya,” kata Kuntoro. ”Tolong saya dibantu ngetes sistem ini.”

Menurut Kuntoro, sistem Lapor! yang dikembangkan oleh Unit Kerja Presiden itu baru dipraktekkan sebatas meneruskan penyelesaian persoalan yang masuk dalam lingkup kerja kementerian dan lembaga. Sementara, dia mengakui, belum semua kementerian tanggap untuk menyelesaikan aduan warga yang diteruskan oleh Unit Kerja Presiden.

Kuntoro mengatakan yang dinilai tanggap menindaklanjuti soal pengaduan itu baru kementerian yang mengurusi soal ”fisik”. ”Semua kementerian yang berurusan dengan fisik, cepat, dia nggak bingung lagi, tapi yang nonfisik, laporan seperti ini gimana, bingung juga (menyelesaikannya),” katanya.

Unit Kerja Presiden berencana mengembangkan sistem ini untuk ditindaklanjuti oleh kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/walikota. ”Bagian itu baru dimulai, kita baru memulainya dari menteri ke lembaga, (setelah itu) lalu ke gubernur dan bupati/walikota,” katanya. ”Ini makan waktu karena berhubungan dengan 500 kabupaten/kota.”

Kuntoro mengatakan pihaknya sementara baru sebatas meneruskan aduan warga itu pada kementerian/lembaga untuk diselesaikan persoalannya. Tapi, tengah disiapkan mekanisme pemberian tenggat  untuk penyelesaian aduan warga itu. ”(Tapi) kita belum sampai di situ, mengikuti sistem ini saja mereka sudah bagus, jangan nakut-nakutin dulu,” katanya.




 [http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/11/13/brk,20111113-366309,id.html]

SMS Spam Segera Diberangus



Peringatan bagi perusahaan yang sering mengirim promosi melalui SMS atau SMS Spam. Dalam waktu dekat, regulator segera memberangus praktik-praktik tersebut.

Wakil Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia, M Budi Setiawan mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan sebuah regulasi untuk menghentikan SMS spam.

"Bentuknya mungkin bisa peraturan menteri atau yang lainnya, tetapi yang jelas untuk menghentikan praktik untuk menyebar SMS yang cukup mengganggu masyarakat," kata Budi usai rapat dengan 10 operator telekomunikasi nasional di Jakarta, Kamis (27/10/2011).

SMS spam meskipun tidak mengurangi pulsa pelanggan seluler, namun sangat mengganggu masyarakat. Beberapa bentuk SMS di antaranya adalah SMS yang menawarkan kredit tanpa agunan bank-bank asing, atau SMS yang meminta dikirimi uang melalui tranfer ke rekening tertentu.

Diakuinya, SMS spam terjadi karena persaingan operator telekomunikasi yang memberikan SMS gratis hingga puluhan ribu. Secara rasional, seorang pelanggan tidak bisa mengirimkan ribuan SMS dalam seharinya, dan itu dimanfaatkan perusahaan tertentu untuk berpromosi menawarkan produk dengan menggunakan mesin penyebar SMS sehingga bisa menyebarkan ribuan SMS dalam beberapa menit.

"Kita akan merumuskan aturan agar masyarakat juga tidak dirugikan oleh kebijakan itu. Tetapi SMS yang mengganggu bisa dihilangkan," ujarnya.




 [http://www.tribunnews.com/2011/10/27/sms-spam-segera-diberangus]

Kios Jual Pulsa, Salah Satu Sumber Nomor Tujuan SMS Iklan



Iklan via SMS semakin banyak diterima masyarakat. Banyak yang bertanya-tanya, dari mana nomor mereka diketahui si pengirim iklan. Rupanya kios penjualan pulsa elektronik menjadi salah satu sumber pengirim iklan via SMS untuk mendapatkan nomor ponsel target iklannya.

"Kita searching ke website ada beberapa nomor, lalu kumpulkan nomor. Kita juga kerja sama dengan misalnya kios pulsa elektronik," kata seorang pengelola jasa iklan SMS massal, Erwin, kepada detikcom, Selasa (25/10/2011).

Menurut Erwin, apa yang dia lakukan legal. Bahkan menurutnya, mengirim iklan via SMS jauh lebih sopan ketimbang orang yang menelpon-nelpon target iklannya. Jika si penerima SMS iklan tidak berkenan dengan iklan yang didapatkannya, maka bisa menghapus atau me-reply dengan mengatakan tidak mau dikirimi SMS iklan lagi karena terganggu.

"Kalau ada yang me-reply nggak mau dikirimi iklan, nanti kita akan kasih tanda dan akan langsung kita hapus dari data base kita. Kami menghormati etika. Untuk satu produk, kami juga tidak mau mengirimi SMS iklan hingga berkali-kali ke orang yang sama," tutur Erwin.

Dia menyamakan SMS iklan itu dengan flyer atau brosur yang bisa diberikan di mana saja. Jika yang menerima flyer tidak berkenan, maka bisa langsung membuang flyer yang didapat. Karena itu, menurut dia, bisnis penyebaran SMS iklan massal sah-sah saja.

"Saya kira ini tidak menyalahi prosedur, UU ITE, KUHP. Selama ini responsnya bagus. Namanya juga iklan, ada yang butuh dan ada yang tidak. Tapi ini murni iklan dari nomor biasa, bukan SMS premium dan konten," terang Erwin.




[http://www.detiknews.com/read/2011/10/25/125823/1752110/10/kios-jual-pulsa-salah-satu-sumber-nomor-tujuan-sms-iklan]

Iklan Via SMS Manfaatkan SMS Gratisan dari Operator



Beberapa operator seluler menawarkan bonus SMS gratis untuk memanjakan pelanggannya. Namun tidak semua pelanggan mampu menghabiskan SMS gratis yang biasanya hingga sejumlah 100 SMS. Nah, SMS bonus itu yang kemudian dimanfaatkan oleh pengelola SMS iklan massal.

"Iklannya dikirim dari nomor operator telepon biasa, semuanya bisa. Tapi biasanya kita pilih yang pakai promo, kan ada operator yang suka memberi promo SMS gratis," ujar Erwin, pengelola SMS iklan, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (25/10/2011).

Biasanya dalam iklan via SMS itu, dicantumkan nomor kontak si pengiklan atau situs untuk mempelajari detail produk yang ditawarkan. Karena itu Erwin menyarankan kepada kliennya untuk memiliki situs.

Untuk efektivitas iklan SMS, klien Erwin bisa menentukan nomor wilayah mana saja yang menjadi tarket iklan. Misalnya Jawa Tengah, Jambi, Bali, Jakarta dan sebagainya. Dengan demikian si pengiklan bisa menentukan lokasi penerima SMS dengan berdasarkan kode nomor HP.

Menurut Erwin, apa yang dia lakukan legal. Bahkan menurutnya, mengirim iklan via SMS jauh lebih sopan ketimbang orang yang menelpon-nelpon target iklannya. Jika si penerima SMS iklan tidak berkenan dengan iklan yang didapatkannya, maka bisa menghapus atau me-reply dengan mengatakan tidak mau dikirimi SMS iklan lagi karena terganggu.

"Kalau ada yang me-reply nggak mau dikirimi iklan, nanti kita akan kasih tanda dan akan langsung kita hapus dari data base kita. Kami menghormati etika. Untuk satu produk, kami juga tidak mau mengirimi SMS iklan hingga berkali-kali ke orang yang sama," tutur Erwin.




[http://www.detiknews.com/read/2011/10/25/133646/1752154/10/iklan-via-sms-manfaatkan-sms-gratisan-dari-operator]

Berhenti Langganan SMS Premium Bisa Lewat *111# atau *116#



Telkomsel memberikan tambahan kemudahan bagi para pelanggan untuk melakukan deaktifasi layanan SMS Premium melalui direct menu bebas pulsa *111# (kartuHALO) dan *116# (simPATI dan Kartu As). Upaya ini merupakan inisiatif Telkomsel dalam menanggapi perhatian masyarakat terhadap maraknya isu penyalahgunaan SMS akhir-akhir ini.

Menurut GM Corporate Communications Telkomsel Ricardo Indra, “Direct access melalui *111# dan *116# melengkapi mekanisme berhenti berlanggan SMS Premium yang sudah ada, seperti yang biasa dikenal dengan nama UNREG. Menu ini juga merupakan fasilitas untuk memudahkan pelanggan dalam mengecek konten apa saja yang aktif di ponselnya.”

Untuk berhenti berlangganan SMS Premium di menu *111# dan *116#, pelanggan dapat memilih menu nomor 3, yakni ‘Info Konten Anda’.  Setelah itu silakan pilih menu nomor 2, yakni ‘Berhenti Berlangganan’. Sedangkan untuk mengetahui informasi layanan konten yang sedang aktif, pelanggan dapat memilih menu nomor 1.

“Upaya yang kami lakukan saat ini tentunya merupakan bukti bahwa Telkomsel patuh pada aturan yang ditetapkan oleh regulator. Telkomsel juga mendukung penuh komitmen bersama dari Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) untuk melindungi hak pelanggan seluler Indonesia,” tambah Indra.

Selain melalui direct access, hingga saat ini Telkomsel juga melakukan tindak lanjut terhadap kebutuhan pelanggan berupa penonaktifan layanan SMS Premium di sejumlah akses bebas pulsa lainnya, seperti 111, 116, email cs@telkomsel.co.id, maupun pelanggan yang berkunjung langsung ke kantor layanan GraPARI.





[http://www.republika.co.id/berita/telkomsel/peduli-negeri/11/10/18/lt9en3-berhenti-langganan-sms-premium-bisa-lewat-111-atau-116]

Cara Stop SMS Premium di Telkomsel



Operator Telkomsel menyediakan direct menu bebas pulsa *111# dan *116# untuk menghentikan kiriman SMS Premium.

Dua menu itu dapat dipakai untuk mengetahui info konten sekaligus cara men-deaktivasi layanannya. Bagi pengguna kartuHALO dapat mengakses *111#, sedangkan *116# untuk pelanggan simPATI dan Kartu As.

"Ini inisiatif Telkomsel dalam menanggapi maraknya isu penyalahgunaan SMS akhir-akhir ini,” kata General Manager Corporate Communications Telkomsel Ricardo Indra dalam keterangan resminya, Selasa, 18 Oktober 2011.

Menurut Ricardo, layanan direct access melalui *111# dan *116# melengkapi mekanisme berhenti berlanggan SMS Premium yang sudah ada selama ini, yakni lewat pengetikan UNREG. "Fasilitas direct access juga bisa digunakan untuk mengecek konten apa saja yang aktif di ponsel pelanggan," ujar dia.

Untuk berhenti berlangganan SMS Premium di menu *111# dan *116#, pelanggan dapat memilih menu nomor 3, yakni "Info Konten Anda". Setelah itu pilih menu nomor 2, yakni "Berhenti Berlangganan".

Sedangkan untuk mengetahui informasi layanan konten yang sedang aktif, pelanggan dapat memilih menu nomor 1.

Kemarin sepuluh operator seluler yang tergabung dalam Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) sepakat menghentikan penawaran layanan SMS Premium mulai hari ini. Langkah ini merupakan tanggapan operator atas surat edaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia.

Ketua Umum ATSI Sarwoto Atmosutarno mengatakan jenis layanan SMS Premium yang dihentikan adalah SMS broadcast, pop-screen, dan voice broadcast.

Selain melalui direct access tadi, Telkomsel juga menyediakan jalur penonaktifan layanan SMS Premium di sejumlah akses bebas pulsa, seperti 111, 116, email cs@telkomsel.co.id, dan kantor GraPARI.





[http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2011/10/18/brk,20111018-362054,id.html]

Layanan RBT stop, bisnis musik drop



Penghentian layanan SMS premium memang perlu supaya tak merugikan konsumen. Tapi, caranya harus hati-hati dan selektif.


Maklum, penghentian SMS premium itu tidak hanya memukul bisnis layanan penyedia konten atau content provider. Cara ini juga mencemaskan pengusaha industri kreatif yang mendukungnya. Sebut saja bisnis musik dan pengembangan permainan permainan (game) ponsel.

Suwardi Widjaja, Direktur PT Aquarius Musikindo, menuturkan, penghentian layanan SMS premium akan menggoyang bisnis label musik. Sebab, saat ini 80%-90% pendapatannya berasal dari layanan ring back tone (RBT), atau nada sambung pribadi (NSP). "Jika RBT dihentikan, industri rekaman akan mati," katanya, Senin (17/10).

Selama ini Aquarius memiliki kontrak kerjasama penjualan RBT hampir dengan semua operator. Dalam kontrak yang berdurasi satu tahun , Aquarius mendapat pembagian profit sharing bervariasi, antara 40%-60%.

Ia menuturkan, penghentian layanan SMS tersebut bisa mengancam putusnya kontrak kerjasama Aquarius dengan operator seluler. "Kami bingung kalau tiba-tiba kontrak terganggu, apakah bisa masuk dalam kondisi force majeure atau tidak," ungkapnya.

Suwardi menuturkan untuk menjual RBT, Aquarius menggandeng 20 artis dalam negeri. Rata-rata tarif berlangganan RBT Aquarius sebesar Rp 3.000 per minggu. "Jika dihentikan, kami kesulitan mencari pendapatan baru," ungkapnya.

Hal senada dikemukakan Direktur PT Nagaswara, Rahayu Kertawiguna. Ia menuturkan, kebijakan ini mengancam pertumbuhan bisnis RBT yang tumbuh hingga sebesar 10% tiap tahun. "Apalagi kontribusi RBT terhadap pendapatan perusahaan adalah sebesar 85%. Sedangkan 15% bergantung dari penjualan CD," ungkapnya.

Ia menuturkan Nagaswara bekerjasama dengan content provider untuk memasarkan lagu dari 300 artis Nagaswara melalui operator. Jadi, pendapatan dari jualan RBT dibagi tiga pihak yakni operator seluler, content provider dan Nagaswara. "Kami selalu dapat porsi lebih kecil dari operator dan content provider," ungkapnya.

Tidak dapat royalti
Musisi senior, Melly Goeslaw, berpendapat, RBT adalah satu-satunya jalan untuk bisa menghidupkan industri kreatif khususnya industri musik. "Meski hanya sementara, banyak pihak dirugikan termasuk musisi yang terancam tak dapat royalti," ungkapnya.

Ia menuturkan, pendapatan artis lima tahun lalu berasal dari penjualan kaset, dan CD. Penjualan kaset kala itu bisa menembus angka 40 juta keping per tahun. Sedangkan penjualan CD bisa menembus angka dua juta keping per tahun. "Namun sekarang untuk mencapai penjualan sekitar 10.000 keping saja sangat sulit," ungkapnya.

Karena itu, Melly Goeslaw menuturkan, kemarin (18/10) malam, ia bersama sejumlah musisi lain mengadu ke Komisi I DPR. Mereka berharap DPR agar menekan pemerintah untuk membatalkan kebijakan yang berlaku mulai Selasa ini.

Pandangan senada juga dikemukakan Arief Widyasa, pengembang game lokal dari PT Agate Studio. Ia bilang, sekalipun perlu ada sikap tegas, sebaiknya jangan mematikan industri secara keseluruhan.

Saat ini Agate menjual game berjudul Football Saga, melalui kerjasama dengan semua operator telepon. Rata-rata satu hari gamenya diakses oleh 2.000-3.000 pengguna aktif telepon seluler. "Kami berharap tidak ada yang dirugikan," ungkapnya.





 [http://industri.kontan.co.id/v2/read/1318902391/80257/Layanan-RBT-stop-bisnis-musik-drop-]

BPKN: Masyarakat Jangan Terpancing Balas SMS Premium



Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Kementerian Perdagangan mengimbau agar masyarakat jangan gampang membalas segala bentuk pesan singkat (SMS) Premium. SMS premium yang rawan 'menyedot' pulasa biasanya memberikan tawaran bermacam hadiah, game, nada dering dan semacamnya.

Sering terjadi kasus pencurian pulsa telepon seluler dengan modus tersebut. Konsumen tidak dapat membatalkan pesan premium yang sudah dikirim. Akibatnya, pulsa mereka setiap harinya akan berkurang hingga Rp 2.000 per hari.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara BPKN, Gunarto dalam jumpa persnya di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (13/10/2011).

"Pada umumnya pengiriman SMS (pesan singkat) ada dua macam, pesan Premium dan pesan Broadcast. Yang kita persoalkan di Premium itu memberikan pesan kepada konsumen, jika konsumen itu mengkuti permintaan pesan tersebut nantinya dia akan kena charge setiap hari, itu harus diwaspadai," jelas Gunarto.

Gunarto menjelaskan lagi, dalam pesan singkat ini ada hubungan antara operator telepon seluler, yang membawahi banyak konten provider pegirim pesan premium tersebut kepada konsumen. "Dia (konten provider) bisa mengecek aktivitas pengiriman sms, melalui layanan premium itu pulsa akan ditanggung konsumen setelah register dan keuntungan yang diambil Content Provider akan dibagi dengan Operator," lanjutnya menjelaskan.

"Di sini yang sering terjadi adalah, bahwa content provider berupaya mencari untung sebanyaknya. Namun dia melupakan prinsip menjual jasa yang tidak fair. Ada unsur yang menipu konsumen dalam ini, dan content provider selalu berhubungan dengan operator," ungkapnya.

Menurutnya ketika konsumen sudah mengikuti perintah pada pesan Premium tersebut maka pulsa akan berkurang dan ketika si konsumen ingin membatalkan layanannya ternyata tidak bisa dilakukan, akibatnya pulsa harus berkurang setiap hari.

"Kalau dibilang siapa yang salah, mungkin operator juga bertanggung jawab, operator pasti bisa tahu kalau ada kesalahan semacam ini. Tapi dia juga tahu kalau dia dapat untung. Karena antara Content Provider dan Operator sudah ada kontrak-kontrak tertentu," tutur Gunarto.

Gunarto berpesan, agar masyarakat pengguna telepon seluler mengabaikan ketika mendapatan pesan semacam itu.

"Kita juga meminta agar hari ini dihentikan dulu layanan pesan Premium seperti itu. Sampai dengan ketentuan yang jelas dan mengatur bahwa tidak diperbolehkan Content Provider difasilisitasi untuk mengirim pesan kepada seluruh orang. Kecuali kalau si konsumen melakukan registrasi sendiri. Kalau sekarang kan tidak, kita yang dikirimi bermacam-macam pesan seperti itu," tukasnya.

Pihak BPKN sedang mengkaji lebih detail mengenai pola hubungan antara konsumen, operator, dan content provider. Selain itu diidentifikasi pula letak kesalahan yang ada.

"Kita tegaskan untuk jangan tergiur pesan premium yang dikirimi content provider. Selain itu, jika ada pesan yang bentuknya tidak seperti layanan premium, seperti pesan dari seseorang yang tidak dikenal dan tidak jelas lebih baik dihapus. Karena itu bisa saja ada oknum yang meng-hack sistem pesan tersebut, jadi ketika kita membalas apa saja, kita dianggap meregistrasi. Kita tidak akan tahu dan sulit melakukan 'unreg' di situ," rinci Gunarto.

Ciri-ciri nomor pengirim Pesan Premium biasanya nomor-nomor pendek. Beda dengan nomor pelanggan biasa yang panjang. "Bisa saja si content provider mengkonversi nomornya menjadi nomor panjang, dia bekerja sama dengan operator. Yang pasti konsumen harus waspada," ingatnya.

Menurutnya, pengambilan pulsa tanpa seizin pemiliknya jelas merupakan perbuatan melanggar hukum dan pidana. "Kalau itu pencurian pulsa, itu adalah kejahatan. Tugas polisi yang mengurusi itu," tuturnya.





[http://finance.detik.com/read/2011/10/13/154009/1743444/4/bpkn-masyarakat-jangan-terpancing-balas-sms-premium?991101mainnews]

Bonus Pulsa Hingga 200% dari Kartu AS

Telkomsel menghadirkan paket Kartu As BonbAStis. Setiap pelanggan dapat menikmati bonus pulsa hingga 200%.

 Bonus bisa diperoleh setelah pelanggan melakukan panggilan telpon ke sesama pengguna Telkomsel (kartuHALO, simPATI, dan Kartu As) atau SMS ke semua operator hingga nilai tertentu di seluruh Indonesia.
Bonus ini sangat mudah didapat, karena pelanggan Kartu As hanya perlu melakukan panggilan telpon ke sesama pengguna Telkomsel dan mengirimkan SMS ke semua operator seperti biasa hingga akumulasi nilai tertentu mulai pukul 00.00 hingga 17.00 setiap harinya.

Menurut VP Product Marketing Telkomsel Lindayanti Harjono, menyebutkan, penggunaan telpon dan SMS dengan total akumulasi Rp500–Rp1.000 akan mendapatkan bonus pulsa 100% dari pemakaian. Untuk akumulasi pemakaian lebih dari Rp1.000– Rp5.000 akan mendapat bonus pulsa 150%. Sedangkan pelanggan yang menelpon dan SMS dengan total akumulasi lebih dari Rp5.000 akan meraih bonus pulsa 200 persen. Bonus akan diterima pelanggan pada keesokan harinya (H+1) pukul 00.00 dan dapat digunakan hingga pukul 11.00 di hari yang sama.

“Paket BonbAStis merupakan bentuk persembahan kami bagi pelanggan Kartu As yang memiliki intensitas tinggi dalam melakukan panggilan telpon dan gemar ber-SMS. Tidak hanya mendapatkan bonus pulsa, namun pelanggan Kartu As juga bisa nelpon dan SMS dengan nyaman sepanjang hari ke seluruh pelanggan Telkomsel se-Indonesia,”ujartnya, Selasa (13/9).

Untuk menikmati Paket BonbAstis, pelanggan Kartu As cukup mengakses *100#. Setelah melakukan aktivasi paket, pelanggan berkesempatan mendapatkan bonus pulsa untuk nelpon sepuasnya ke lebih dari 103 juta pelanggan Telkomsel dan SMS ke semua operator di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk mengecek saldo bonus pakai, pelanggan dapat mengakses menu *889# langsung dari ponselnya.

Selain bonus pulsa, pelanggan Kartu As juga tetap bisa menikmati promo Kartu As nelpon Rp0, gratis ribuan SMS, serta gratis facebook dan chatting.








[http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=72278]

Telpon dan SMS Gratis Bikin Hemat?



Kalau kita cermati iklan di televisi, yang paling banyak keluar adalah iklan operator telepon seluler. Mereka hadir dengan iklan yang beda-beda. Masing-masing operator tampil dengan gaya iklan yang berbeda. Malahan ada juga tuh, iklan yang nggak nyambung. Tapi, dari kebanyakan iklan itu, masing-masing menawarkan paket murah, antara lain paket telpon murah, SMS murah, internet murah, dan sebagainya. Malahan ada juga yang berani ngasih tawaran paket nelpon dan SMS gratis.

Pastinya, sobeX nggak mau ketinggalan dong memanfaatkan telpon dan SMS gratis itu. Ibarat kata nih sobeX, kita sebagainya pelanggannya dapat durian runtuh gitu dengan layanan yang serba gratis tersebut. Operator A tentu saja ingin lebih baik dari operator lainnya makanya ia menawarkan harga yang nggak kalah fantastis. Gimana menurut sobeX nih?

Misra salah satu yang angkat bicara. Ia sangat senang dengan tawaran operator yang menyediakan layanan gratis. Mahasiswa jurnalistik ini menuturkan jika yang namanya gratis pasti orang bakal cepat ambilnya.

“Rugi aja kan kalau nggak manfatin itu. Apalagi buat kita mahasiswa dan nggak berpulsa. Ya, otomatis biar hemat kita harus nyari yang lebih murah dan gratisannya banyak. Zaman sekarang, komunikasi lewat handphone sudah menjadi kebutuhan,” tuturnya.

Aisyah Aini juga sepakat dengan Misra. Pelajar SMAN 8 ini sangat menyambut baik layanan operator yang memberikan layanan gratis.
“Kalau pelajar seperti aku, otomatis masih ngandalin jajan dari orangtua. Jadi kalau beli pulsa biasanya nyisihin dari jajan. Salah satu caranya buat hemat tentu saja dengan memanfaatkan layanan gratis. Dengan gratisan ini, kan uang jajan jadi nggak berkurang,” tutur pelajar yang akrab disapa Icha ini.

Sedangkan Misra merasa rugi saja kalau nggak ngambil program gratisan ini. Malahan, Misra punya dua kartu berbeda di handphonenya karena masing-masing kartu beda keunggulannya. Baik itu SMS ataupun telpon yang gratis nggak dibuang percuma oleh Misra.

Nur Ilahi rekan Misra juga menyukai program gratisan. Hanya saja, biasanya mahasiswi yang akrab disapa Inung ini jarang memakai telpon gratis. Ia biasanya hanya mengandalkan SMS gratis untuk komunikasinya.

Tapi nggak semuanya juga loh yang antusias dengan layanan gratis ini. Ada juga yang menyikapinya dengan biasa-biasa aja. Kayak Andri Mulyadi, mahasiswa Unand.  

“Itu kan bagian dari trik bisnis. Tujuannya tentu saja mencari pelanggan sebanyak-banyaknya dengan layanan yang diberikan gratis. Padahal tarif operator yang dipakai di Indonesia kalau menurut cerita-cerita yang aku dengar sih masih mahal. Jadi, kalau pun mereka ngasih murah, itu masih wajar kok,” sebut Andri.

Malahan menurut Andri, operator selular sering banyak bohongnya. Kadang gratis yang disebutkan di iklan tidak sesuai dengan kenyataannya. Udah pakai kartu yang sama masih tetap saja Andri masih ngerasa mahal. Menurut Andri, mana ada perusahaan yang mau rugi, makanya ia nggak begitu percaya dengan hal tersebut. Sama kayak diskon di toko, ada yang bilang padahal harganya juga segitu, ntar kalau pas diskon harganya dinaikkan dulu, baru didiskon lagi.

Hal itu juga ditimpali oleh Nengsih Wulandari. Ia dulunya memang maniak ganti-ganti kartu karena masing-masing kartu beda keunggulannya. Kadang lihat kartu satu yang menawarkan yang bagus, malah ia mau mengganti kartu lamanya. Setelah lama memakai kartu yang berbeda akhirnya Nengsih mendapatkan kesimpulannya jika semua kartu sama saja sebenarnya.

“Nggak ada yang beda. Kalau dihitung-hitung dengan seksama, sama aja. Paling murahnya juga dengan operator yang sama, jadinya ketika nelpon ke operator yang berbeda, aku tetap saja merasa masih mahal. Bahkan, teman-teman banyak yang protes dulu karna suka gonta ganti karna tergiur dengan iklan,” sebut Nengsih.

Nengsih menambahkan untuk mendapatkan gratisaan biasanya masing-masing kartu juga punya penawaran yang berbeda. Ada yang harus memasang paket dulu, harus telpon beberapa kali dulu, sms beberapa kali dulu dan lain-lain. Intinya kita nggak dapatinnya dengan cara yang cuma alias ada syaratnya dulu. Kalau udah gini masih hemat juga nggak yah kira-kira menggunakan layanan sms dantelpon gratis? Gimana nih pendapat sobeX, silahkan menyimpulkan sendiri.





[http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=12425]

Tiga Aplikasi SMS untuk iPhone







Ingin kirim SMS tanpa mengeluarkan biaya? Coba tiga aplikasi berikut ini.




1. WhatsApp




WhatApp Messenger adalah messenger mobile cross-platform yang
menggantikan SMS dan bekerja melalui akses internet di perangkat.
Keuntungannya tidak ada biaya tambahan SMS dan Anda dapat menggunakan
nomor telepon sendiri.




Fiturnya terdiri dari multimedia, group chat, address book
dan notifikasi suara. Tidak perlu khawatir dengan nama pengguna atau
pin. Anda bisa menerima pesan online dan menyesuaikan status Anda agar
selalu up to date.



2. Jelly SMS





Dirancang khusus untuk iOS dan menyediakan akses cepat pengiriman teks. Aplikasi web SMS ini user friendly
karena ada layar portrait dan landscape untuk mengirim pesan ke teman
dan keluarga. Aplikasi ini juga multitaksing. Bisa mengirim beberapa
pesan dengan mempersingkat URL untuk SMS masuk dan mengirim lokasi Anda
ke pengguna lainnya.



3. TextNow





Enflick Incorporated mengembangkanTextNow sebagai aplikasi SMS
berfitur teks terbatas dan pesan gambar. TextNow memungkinkan
penggunanya mengirim dan menerima pesan gambar gratis tetapi hanya
melalui operator seluler.




Layanannya sangat cepat, handal dan ekonomis untuk menyesuaikan tampilan aplikasi. Terdapat fitur call-forwarding, voice mail dan telephone calling.













[http://www.mediaindonesia.com/mediagadget/index.php/read/2011/08/30/2199/3/Tiga-Aplikasi-SMS-untuk-iPhone]

Lebaran, Pertaruhan Operator Seluler







Musim mudik dan Lebaran juga menjadi hajatan sekaligus pertaruhan operator seluler. Jaringan pun diperkuat untuk menghadapi lonjakan panggilan maupun trafik data.




Lihat saja operator seluler PT XL Axiata Tbk meningkatkan kapasitas jaringan hingga dua kali lipat menghadapi lonjakan trafik komunikasi menghadapi Ramadhan dan Lebaran 2011. Menurut Dirut XL Axiata, Hasnul Suhaimi, baru-baru ini, kapasitas jaringan XL yang disediakan mampu menampung lonjakan trafik baik percakapan (voice), SMS, maupun data internet.




"Saat Ramadhan dan Lebaran biasanya lonjakan trafik mencapai 30 persen dibanding hari biasa. Untuk itu kami siapkan kapasitas hingga dua kali lipat," papar Hasnul. XL menyiapkan kapasitas agar mampu menampung hingga 1,26 miliar SMS per hari, menangani 1,06 miliar menit percakapan, dan trafik data hingga 66 terabytes.




Vice President Network Operation Center XL Robert Dedi Purwanto mengatakan trafik percakapan (voice) di saat normal mencapai 530 juta menit per hari, trafik SMS 630 juta SMS per hari, sedangkan trafik data internet mencapai 33 terabytes. "Saat Ramadhan dan Lebaran seluruh layanan tersebut akan meningkat sekitar 30 persen dibanding hari-hari biasa," ujarnya.




Hingga saat ini XL memiliki 24.000 BTS terdiri atas BTS 2G/3/ yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara hingga kuartal III 2011 XL mencatat jumlah pelanggan sebanyak 39,3 juta nomor.




Telkomsel juga telah melakukan optimalisasi seluruh elemen jaringan untuk menghadirkan jaringan terluas dan berkualitas dengan kapasitas yang lebih besar demi memberikan kenyamanan berkomunikasi bagi pelanggan pada musim mudik dan Lebaran tahun ini.




Menurut GM Corporate Communications Telkomsel Ricardo Indra, untuk periode mudik dan Lebaran 2011, Telkomsel telah meningkatkan berbagai sisi elemen jaringannya secara signifikan dibanding 2010 lalu, seperti jaringan dengan jangkauan terluas




Di sepanjang jalur mudik Sumatera-Jawa-Bali ketersediaan sinyal sangat memadai berkat dukungan jaringan Telkomsel yang menjangkau seluruh kecamatan hingga pedesaaan, bahkan di jalur laut, melalui penggelaran BTS Pico via satelit VSAT IP di 15 kapal Pelni.




BTS (Base Transceiver Station) hingga saat ini lebih dari 35.000 unit dibanding 2010 yang hanya 29.000 BTS. Khusus di sepanjang jalur mudik Sumatera-Jawa-Bali dilayani sekitar 27.000 BTS. Anak usaha Telkom tersebut juga meningkatkan kapasitas SMS menjadi 83.000 SMS per detik, naik 20% dari hari normal. “Kapasitas jaringan data juga telah ditingkatkan sehingga kami sanggup melayani trafik hingga 88 terabyte,” paparnya.




Seakan tak mau ketinggalan, Indosat juga menambah kapasitas jaringan hingga dua kali lipat untuk mengantisipasi lonjakan trafik saat Lebaran. "Secara teknis, untuk mengantisipasi lonjakan pemakaian pada bulan Ramadhan dan Lebaran 2011, kami melakukan penambahan kapasitas," kata Fadzri Sentosa, Director & Chief Wholesale and Infrastructure Officer Indosat.




Penambahan kapasitas ditargetkan bisa melayani 1,2 miliar SMS per hari dan 14 juta panggilan suara per hari. Mengantisipasi lonjakan konsumsi data, Indosat juga menambah kapasitas sehingga bisa melayani akses sebesar 100 TB data per hari.




Fadzri mengatakan, penambahan itu mencapai 2 kali lipat dibandingkan sebelumnya. Pada 2010, kapasitas pelayanan hanya mencapai 530 juta SMS per hari dan 6 juta panggilan telepon. Adapun penambahan kapasitas data pada tahun itu di bawah seperlimanya, 17 TB per hari. “Kita berharap tak ada cerita SMS tertunda," imbuh Fadzri.




Dua operator CDMA juga telah siap-siap mengantisipasi lonjakan trafik saat Lebaran. Operator seluler berbasis code division multiple access (CDMA) menyiapkan jutaan nomor migrasi. Esia misalnya, menyiapkan 2 juta nomor Gogo, sedangkan Flexi kabarnya sampai menyiapkan 3,5 juta nomor Combo.




Hal itu dilakukan karena kebanyakan operator CDMA hanya mengantongi lisensi fixed wireless access yang hanya bisa digunakan pada satu kode area. Agar dapat digunakan di kota atau lokasi coverage yang berbeda maka para operator mensyaratkan migrasi nomor bagi pengguna CDMA.




Deputy President Director Bakrie Telecom (BTel) sekaligus President Director Bakrie Connectivity Erik Meijer mengatakan, jika Lebaran tahun lalu Esia hanya menyediakan 500.000 nomor Gogo maka menyambut Lebaran tahun ini disiapkan 2 juta nomor Gogo.













[http://teknologi.inilah.com/read/detail/1769973/lebaran-pertaruhan-operator-seluler]

Lebaran, 2 Miliar SMS Akan Terkirim per Hari







Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkoinfo) menjelaskan dalam
suasana Lebaran tahun 2011 ini diperkirakan akan terjadi lonjakan trafik
telekomunikasi yang cukup signifikan. Ini disebabkan karena ucapan
selamat Lebaran dari pengguna telepon seluler.



Dimana
diperkirakan akan terkirim sebanyak minimal 2 miliar SMS (pesan singkat)
di H-1 hingga H+1 Lebaran. Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian
Kominfo Gatot S Dewa Broto dalam siaran pers yang dirilis
Tribunnews.com, Minggu (28/8/2011), dijelaskan perkiraan akan
berlangsung percakapan adalah sebanyak minimal  2,5 miliar menit.



Diperkirakan juga akan digunakan sebanyak minimal  250 terabyte untuk layanan data (khususnya internet).



Adapun
sampel perincian data peningkatan trafik telekomunikasi adalah sebagai
berikut . Untuk Operator Telkomsel akan terjadi kenaikan trafik SMS 10
hingga 20 persen dari hari normal. Dimana  trafik SMS pada hari normal
2011 yakni 1 miliar SMS sementara pada hari Lebaran ini diperkirakan
akan naik menjadi 1,1 miliar SMS. Trafik SMS Telkomsel ini naik
dibandingkan Lebaran tahun 2010 lalu hanya sekitar 810 juta SMS.



Untuk
operator Indosat diperkirakan Lebaran  tahun ini trafik SMS mencapai
1,2 miliar SMS per hari naik dibandingkan Lebaran tahun lalu 900 juta
SMS per hari.



Untuk Operator XL pada tahun 2010 lalu H-1  terjadi
trafik 645 juta SMS (naik 37,2%) dan hari H Lebaran 587 juta SMS (naik
24,9%).  Untuk Lebaran tahun 2011 ini trafik SMS akan naik sekitar 30
persen dimana trafik SMS 630 juta SMS per hari.











[http://jateng.tribunnews.com/2011/08/28/lebaran-2-miliar-sms-akan-terkirim-per-hari]

Infomedia Incar Pendapatan Rp 447 miliar







Perusahaan penyedia layanan informasi telepon Infomedia Nusantara
mengincar pendapatan sebesar Rp 447 miliar pada semester kedua tahun
ini. Angka ini akan menutup target sebesar Rp 1,047 trilun selama
setahun.



"Sebenarnya dari grup, kami ditarget untuk menghimpun
pendapatan sebesar Rp 1,001 triliun. Namun, kami rasa kami mampu untuk
mencapai target Rp 1,047 triliun. Semester kedua kemarin kami membukukan
revenue sekitar Rp 600 miliar. Waktu yang tersisa masih cukup
untuk mengejar target," papar Digital Media and Rich Content Director
Infomedia Nusantara, Ruslan Rustam optimis.



Target tersebut naik dibanding realisasi tahun kemarin. Pada 2010, penerimaan masih berkisar pada angka Rp 867 miliar.



Pada kesempatan tersebut, pihaknya sengaja berkunjung ke Solo untuk
meresmikan kantor pelayanan baru Infomedia. Tahun ini, anak perusahaan
Telkom Indonesia ini berencana membuka tujuh kantor pelayanan baru di
seluruh Indonesia. Hal ini ditempuh untuk semakin mendekatkan diri
dengan pelanggan.



Infomedia merupakan perusahaan yang memfokuskan diri pada dua bisnis
utama yaitu Digital Media and Rich Content (DMRC) dan Contact Center and
Outsourcing Services. Selain Yellow Pages, perusahaan ini memiliki
sejumlah produk dan layanan lainnya. Seperti M Yellow, Citylife 801, SMS
Broadcast, hingga website layanan direktori.



Bersamaan dengan
Solo, kantor pelayanan serupa juga diresmikan di Yogyakarta. Namun,
kantor pelayanan juga telah berdiri di Samarinda, Bogor, serta Cirebon.
Keberadaan Infomedia diharapkan mampu memberikan layanan berpromosi di
berbagai media iklan dan pembuatan material promosi.



"Produk kami
yang paling banyak diminati saat ini adalah sms broadcast. Perusahaan
bisa berpromosi dengan menggunakan layanan ini, karena sms promosi akan
tersebar ke sejumlah pengguna telepon seluler. Atau, penganan contact service sejumlah restoran fast food dan instansi," ungkapnya.









[http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/08/23/94428/Infomedia-Incar-Pendapatan-Rp-447-miliar]

Kapasitas SMS Telkomsel Capai 83.750 SMS per Detik







Telkomsel telah melakukan optimalisasi pada seluruh elemen jaringan
untuk menghadirkan jaringan terluas dan berkualitas dengan kapasitas
yang lebih besar demi memberikan kenyamanan berkomunikasi bagi pelanggan
pada musim mudik dan Lebaran tahun ini.



GM Corporate
Communications Telkomsel Ricardo Indra mengutarakan, semua elemen
jaringan yang telah dipersiapkan tersebut telah diperhitungkan secara
matang berdasarkan sejumlah data tren yang terjadi pada 2010 lalu.



Pergerakan
jumlah pelanggan dan perubahan trafik komunikasi yang terjadi di
berbagai kawasan jalur mudik serta kenaikan trafik pada saat Lebaran,
merupakan parameter estimasi trafik Lebaran tahun ini.



Adapun
jaringan yang disiapkan mulai dari ketersediaan sinyal sangat memadai di
sepanjang jalur mudik Sumatera-Jawa-Bali dengan jumlah BTS (Base
Transceiver Station) lebih dari 35 ribu BTS. Bahkan di jalur laut,
melalui penggelaran BTS Pico via satelit VSAT IP di 15 kapal Pelni.



Selain
ketersedian jaringan memadai, layanan mobile broadband pun menjadi
salah satu fokus perhatian utama operator seluler ini. Jaringan
3G/HSDPA/HSPA+ didukung 9.000 Node B (BTS 3G) yang tersebar dari
Sumatera hingga wilayah Timur Indonesia dengan bandwidth 17 Gbps (Giga
bit per second). Kapasitas Mobile broadband pengguna BlackBerry pun
turut ditingkatkan.



"Kapasitas Layanan Blackberry telah
ditingkatkan menjadi 2.8 Gbps (Giga bit per second), yang merupakan
jaringan BlackBerry berkapasitas terbesar di Indonesia. 2010 hanya
berkapasitas 400 Mbps). Besarnya kapasitas layanan BlackBerry Telkomsel
sejalan dengan meningkatnya jumlah pelanggan BlackBerry Telkomsel, yang
saat ini telah mencapai lebih dari 2 juta," papar Ricardo dalam
keterangan tertulis kepada Tribunlampung.co.id, Selasa (23/8/2011).



Sedangkan
untuk memberikan kenyamanan ber-SMS terutama untuk mengucapkan "Selamat
Hari Raya dan mohon maaf lahir batin", Telkomsel telah meningkatkan
kapasitas menjadi 83.750 SMS per detik. Hal ini untuk mengantisipasi
tren kenaikan trafik yang diperkirakan mengalami lonjakan 10 persen - 20
persen dari trafik SMS di hari normal.









[http://lampung.tribunnews.com/2011/08/23/kapasitas-sms-telkomsel-capai-83.750-sms-per-detik]

Polisi Tangkap Sindikat Penipuan SMS







Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya)
mengungkap sindikat pelaku penipuan melalui pesan singkat telepon
seluler yang telah beraksi ratusan kali.




"Kami berhasil membekuk 10 tersangka berdasarkan laporan
masyarakat," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya,
Komisaris Besar Polisi Gatot Edy Pramono di Jakarta, Senin (22/8).




Gatot menuturkan, pelaku menjalankan modus dengan mengirimkan pesan
singkat melalui telepon seluler kepada sejumlah calon korban secara
acak.




Pelaku mengirimkan pesan singkat tentang pemberitahuan bahwa saudara
calon korban terkena musibah kecelakaan dan memenangkan undian
berhadiah.




Gatot menuturkan pelaku akan menghubungi calon korban sekaligus
menyiapkan jawaban dari orang yang menerima pesan singkat tersebut, guna
meyakinkan korban.




"Selanjutnya pelaku meminta korban mengirimkan sejumlah uang melalui rekening penampung," ujar Gatot.




Ia menjelaskan, pelaku membuat sekitar 260 nomor rekening pada 10 bank, guna menampung uang dari hasil penipuan.




Penyidik menduga pelaku telah beroperasi menjalankan tindak penipuan
sekitar tiga hingga lima tahun dengan total mengumpulkan uang hasil
menipu sebanyak Rp230 juta.




"Uang hasil penipuan tersebut berasal dari 20 tempat. Saat ini penyidik masih mencari korban lainnya," tutur Gatot.




Sindikat pelaku penipuan tersebut, beroperasi di sekitar kota besar
di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Makassar, Semarang dan
Balikpapan, Kalimatan Timur.




Penyidik menangkap pelaku penipuan bernama Mochamad, Radiono, Rohmat, Hari, Dwi Lestari dan Iriansyah dengan otak pelaku, Bahar.




Tersangka Bahar bekerja sama dengan Firman, Ilyas dan Asnawi yang berperan sebagai pengirim pesan singkat kepada calon korban.




Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa
enam buku tabungan, 73 Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu, kartu keluarga,
pas foto, seperangkat komputer dan ratusan kartu Anjungan Tunai Mandiri
(ATM).




Para tersangka dikenakan Pasal 378 Kitab Undang-undang Hukum Pidana
(KUHP) tentang penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara dan
Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman enam tahun
penjara.









 [http://www.mediaindonesia.com/read/2011/08/23/253162/37/5/Polisi-Tangkap-Sindikat-Penipuan-SMS]

Lebaran, Telkomsel Siap Layani 1 Miliar SMS Per Hari







Bukan cuma lonjakan arus mudik yang terjadi saat lebaran, tapi juga lonjakan komunikasi lewat layanan seluler. Untuk mengatasi lonjakan tersebut, berbagai provider telekomunikasi telah menyiapkan strategi.




Trafik SMS biasanya mengalami lonjakan sangat tinggi karena banyak yang berkirim ucapan lewat layanan tersebut. Operator pun harus menmabah kapasitas jaringannya untuk meng-handle lonjakan trafik tersebut.




"Menghadapi lebaran, kita sudah mengantisipasi sejak setelah lebaran tahun sebelumnya. Kita sudah menambah kapasitas untuk tahun ini dan bisa melayani sekitar 83 ribu SMS per detik atau totalnya 1 miliar SMS dalam sehari," kata Aris Setyo Utomo, GM Network Plan and Control Telkomsel dalam acara Telkomsel Cellular Update yang diselenggarakan Senin (8/8/2011) di Jakarta.




Ia mengatakan seluruh BTS di kawasan Sumatra, Jawa Tengah hingga Kupang sudah di-upgrade kapasitasnya. Menurutnya, setiap lebaran selalu menjadi pembelajaran bagi Telkomsel. Untuk meningkatkan keterjangkauan, Telkomsel saat ini juga diperkuat dengan 39.000 BTS disertai 9000 B (BTS 3G).




"Di Pelni pun sudah ada BTS, jadi mereka yang mudik dengan Pelni juga bisa melakukan panggilan dengan Telkomsel," ujar Aris.




Dalam jangka penjang, perbaikan akan terus dilakukan Telkomsel lewat modernisasi jaringan. Salah satunya pada perangkat BTS yang nantinya bisa melayani beragam teknologi, baik 2G, 3G maupun LTE. "Ke depan, satu perangkat bisa melayani beragam teknologi," kata Aris.




Aris menuturkan, semua rencana modernisasi telah tertuang dalam Roadmap 2014. Telkomsel juga sedang melakukan studi untuk sharing infrastruktur dengan operator lain.















[http://tekno.kompas.com/read/2011/08/09/04465032/Lebaran.Telkomsel.Siap.Layani.1.Miliar.SMS.Per.Hari]

Pemilik Ponsel di Indonesia Belum Terlindungi SMS Spam




Lebih 50 persen pengguna ponsel di Indonesia dipastikan menerima SMS spam setiap harinya. SMS spam atau sering disebut SMS sampah, tidak lain adalah pesan singkat yang tidak diinginkan pemilik ponsel.
Sekretaris Jenderal Indonesia Telecomunications Users Group (IDTUG), Muhammad Jumadi, mengatakan, selama ini para pemilik ponsel hanya bisa pasrah atau bersikap pasif karena tidak bisa mencegah masuknya SMS spam tersebut.

"Sebagai konsumen, pemilik ponsel bisa saja merasa terganggu. Sebab beberapa SMS spam dikirim berulang kali. Apalagi sebagian SMS spam yang sumbernya tidak jelas, kadang menyampaikan informasi menyesatkan. Ironisnya, sampai sekarang belum ada regulasi yang mengatur tentang SMS spam ini," kata Jumadi, saat ditemui di sela sebuah diskusi tertutup di Aston Tropicana Hotel, Kamis (30/6/2011) siang.

Menurut Jumadi, di negara-negara Eropa, pemilik ponsel telah dilindungi perusahaan operator seluler dari SMS spam. Namun perusahaan operator seluler di negara-negara tersebut harus berinvestasi membeli alat anti-sms spam yang harganya ratusan miliar rupiah.





[http://www.tribunnews.com/2011/06/30/pemilik-ponsel-di-indonesia-belum-terlindungi-sms-spam]

Komunikasi online marak, SMS tetap eksis



Cara orang berkomunikasi melalui perangkat teknologi telekomunikasi semakin berkembang. Semula telepon seluler (ponsel) hanya memiliki layanan suara dan pesan pendek (SMS). Inilah layanan utama operator telekomunikasi sejak dulu.

Seiring kemajuan teknologi, bermunculan ponsel pintar (smartphone) yang dilengkapi jaringan internet dan fasilitas voice over internet protocol (VoIP). Pengguna dapat saling berkirim pesan teks secara aktif. Tersedia berbagai aplikasi percakapan teks (messenger) melalui ponsel.

Bahkan, sejak booming ponsel pintar BlackBerry beberapa tahun terakhir, pengguna layanan pesan teks BlackBerry Messenger (BBM) makin meluas. Chatting lewat ponsel pun kian digandrungi karena orang bisa mengobrol panjang lebar tanpa dibatasi jumlah karakter. Pengguna cukup berlangganan internet dengan tarif murah. Berbeda dengan komunikasi SMS yang dibatasi 160 karakter dan harus membayar tarif per SMS.

Meski begitu, para operator mengaku layanan SMS tetap diminati pelanggan dan berkontribusi besar terhadap pendapatan. Asni Juita, VP Marketing Integration & Customer Experience PT XL Axiata Tbk, bilang pendapatan XL dari layanan SMS tumbuh 29% pada tahun lalu. Sedangkan kontribusi layanan ini terhadap total pendapatan perusahaan rata-rata sekitar 20% per tahun.

Pendapatan tersebut ditopang oleh lonjakan trafik SMS yang mencapai 196% pada tahun lalu. Sedangkan trafik SMS kuartal I-2011 tumbuh 73%.

SMS murah
Kondisi serupa dialami PT Indosat Tbk. "Peningkatan tinggi dalam tiga tahun terakhir, dengan pertumbuhan (trafik SMS) rata-rata 70%," kata Sumantri Joko Yuwono, Group Head Value Added Service Indosat. Pengguna aktif SMS adalah anak muda.

Biasanya, pertumbuhan pendapatan dan trafik SMS dipengaruhi oleh momentum atau waktu khusus. Misalnya saat hari raya dan perayaan tahun baru. Di masa seperti itu, trafik SMS melonjak 20% hingga 30%.
Selain waktu-waktu khusus, penggunaan SMS meningkat berkat program SMS murah yang ditawarkan para operator. Seperti, program tarif per karakter dan paket SMS gratis yang diberikan sebagai bonus layanan atau bagian dari paket hemat.

Memang, tarif SMS semakin murah. Berdasarkan pedoman tarif SMS dasar yang pernah diracik Badan Regulator Telekomunikasi Indonesia pada tahun 2008, dasar tarif sebesar Rp 76 dengan memperhitungkan biaya jaringan. Jika ditambah biaya ritel sebesar 25% dan margin 10%, tarif SMS yang dibayarkan pengguna hanya Rp 110.

Menurut pengamat industri telekomunikasi Guntur Siboro, tarif dasar ini dapat terus turun. Maklum, dengan skala ekonomi yang semakin besar maka investasi yang dikeluarkan operator untuk biaya SMS kian menipis. "Apalagi sistem sender keep all membuat operator tidak perlu membayar biaya interkoneksi," imbuh Guntur. Tak heran, para operator gencar menawarkan promosi gratis SMS.

Guntur melihat layanan SMS tidak akan sepi. SMS masih punya banyak kelebihan. Misalnya, dapat dilakukan sambil lalu, tercatat, dan tersimpan di kotak pesan. Selain itu, tidak perlu real time, lebih murah dan mudah dimodifikasi oleh operator. "Selisih tarif SMS dan voice masih jauh sehingga pelanggan menengah-bawah lebih suka ber-SMS," katanya.

Ke depan, SMS tetap eksis karena penetrasi ponsel standar atau tanpa internet masih tinggi di Indonesia.




[http://lifestyle.kontan.co.id/v2/read/1307500483/69632/Komunikasi-online-marak-SMS-tetap-eksis]

Mahasiswa UMY Ciptakan Running Text dengan Sistem Mikrokontroler


Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Reno Efendy menciptakan alat untuk memperbarui running text (tulisan berjalan) melalui layanan pesan singkat (SMS) dengan sistem mikrokontroler.

Menurut Reno, selama ini dalam penggunaan running text selalu memakai program komputer. Padahal, informasi yang diberikan sewaktu-waktu harus sering diganti.

"Sistem tersebut memang sudah praktis, tetapi terkadang program komputer bisa terkena virus. Hal itu akan merepotkan karena data bisa hilang atau masalah lainnya," kata Reno.

Oleh karena itu, Reno kemudian merancang alat untuk memperbarui tulisan berjalan tersebut dengan menggunakan fasilitas SMS, sehingga tidak terkena virus serta lebih cepat dan praktis. Ketika akan mengganti informasi yang ditampilkan tinggal mengirimkan SMS dan informasi akan ditampilkan di layar.

Ia mengatakan, cara kerja alat itu adalah dihubungkan dengan aliran listrik kemudian orang mengirimkan SMS ke nomor yang terpasang di alat tersebut. SMS tersebut akan diterima telepon seluler yang sudah terpasang pada alat itu. "Selanjutnya, pesan yang diterima akan dilanjutkan ke mikrokontroler. Pesan itu kemduian akan ditampilkan di layar," katanya.

Menurut dia, jarak SMS dikirim dan ditampilkan di layar hanya membutuhkan waktu sekitar 7-10 detik. Misalnya, mengirimkan SMS tulisan "selamat datang" nanti di layar alat tersebut akan tertera tulisan tersebut, dan jika mau diganti "selamat jalan" tinggal SMS lagi, nanti tulisan otomatis juga akan ganti.

Selain itu, 'kita' tidak perlu khawatir pesan akan memenuhi "inbox" telepon seluler karena akan terhapus secara otomatis ketika pesan diterima. Jadi, tidak khawatir pesan akan tumpang tindih di layar.

"Melalui alat tersebut diharapkan akan memudahkan semua pihak yang memanfaatkan 'running text' sebagai media informasi dan akan semakin memudahkan dan mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat," kata Reno lagi.



[Media Indonesia]

News

 
Copyright © Agung Pulsa. Original Concept and Design by My Blogger Themes | Tested by Pulsa HP Murah | Best Credit Cards