• Tersedia Token Listrik Prabayar

    Kami membuka peluang usaha untuk menjadi agen penjualan token listrik prabayar. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), saat ini, tengah gencar menggelar program pemindahan layanan jaringan listrik dari pascabayar menjadi prabayar. Jumlah pelanggan listrik prabayar sudah mencapai 1,7 juta pelanggan dari total 41 juta pelanggan PLN sampai akhir tahun lalu.(sumber www.pln.co.id) Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat. Maka dari itu kami sarankan mulailah dari sekarang untuk segera menjadi agen penjaulan token listrik prabayar di daerah anda

  • Distributor Pulsa Elektrik

    Server Kami juga melayan pembelian pulsa elektrik untuk semua operator GSM dan CDMA. Jangan siasiakan kesempatan ini, karena bisnis pulsa selama ini selalu stabil atau bisa dibilang tidak ada matinya. Untuk Anda yang berjiwa marketer, Anda bisa mendownlinekan ke orang lain dan Anda akan mendapat bonus dari setiap transaksi yang dilakukan oleh agen-agen downline Anda. Kami memberi GARANSI, jika transaksi dan pelayan kami tidak memuaskan, DEPOSIT atau uang anda kami kembalikan

  • PPOB(Payment Point Online Bank)

    Kami juga membuka pendaftaran agen PPOB seluruh wilayah indonesia, Jakarta, yogyakarta, surabaya, kalimantan, mataram NTB, NTT, Papua dan Daerah lainya. PPOB(Payment Point Online Bank) merupakan layanan pembayaran tagihan listrik dan tagihan lainnya secara online. Selain tagihan PLN juga bisa untuk pembayaran Telkom, Speedy, dan Flexi Pascabayar

  • Voucher Telivisi Prabayar

    Kami Juga Melayani Pengisian Voucher Telivisi Prabayar. Hanya dengan satu chip, anda juga dapat melakukan transaksi penjaulan voucher TV prabayar TELKOM VISION. Selain kemudahan tersebut kami juga menawarkan harga pokok yg sangat murah di banding kopetitor lain. Untuk harga silakan anda klik disini

  • Voucher Game Online

    Voucher Game Online Terlengkap dan Termurah. CABAL ONLINE,CANAAN ONLINE,E-PINS,FASTBLACK,GEMSCOOL,GOGAME,GOL ONLINE,IAHGAMES,ITUNESGIFTCARD,KORAM GAME,LYTO, MAINKANCOM,MEGAXUS,MOLPOINT,ORANGE GAME,PLAYON,PLAY POINT,SERENITY,SPIN,TERACORD,VTC ONLINE,MYCARD,WAVE GAME,WINNER CARD,ZYNGA. Untuk HARGA silakan klik disini

Tampilkan postingan dengan label SmartFren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SmartFren. Tampilkan semua postingan

Gebrakan Dasyat Smartfren di Indocomtech 2011



Smartfren kembali hadir di pameran IT & Telko terbesar di Indonesia, Indocomtech 2011, menawarkan beragam solusi cerdas bagi konsumen yang ingin mendapatkan kemudahan dan kelancaran dalam melakukan komunikasi data dengan cepat dan berbiaya hemat.

Modem CDMA EV-DO Rev.B fase 2, modem impian semua orang yang menawarkan kecepatan akses internet hingga 14,7Mbps. Modem CDMA EV-DO Rev.B Phase 2, AC2791, ditawarkan dengan harga Rp.699ribu, gratis internet 30 hari dengan kecepatan hingga 14,7 Mbps (prepaid), sedangkan untuk layanan postpaid, AC2791 ditawarkan dengan harga gratis, cukup berlangganan paket Smartfren Connex SuperPro dengan kecepatan akses hingga 14,7 Mbps seharga Rp. 275ribu selama 6 bulan.

Selain itu juga hadir Hape Smartfren XSTRE@M EV-DO, yang merupakan hape CDMA2000-1x EV-DO Rev A (800MHz) yang dapat difungsikan sebagai modem plug and play di perangkat PC dengan kecepatan akses hingga 3,1Mbps. Hape ini dilengkapi dengan kamera 2Mpix, radio FM, MP3 player, MP4 player, perekam suara dan perekam video.


Selain kedua produk di atas, produk-produk andalan Smartfren lainnya yang menawarkan keunggulan reliabilitas, kecepatan akses data dan keterjangkauan harga, seperti :

Hape seri ENDURO yang dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin memiliki hape yang dapat diandalkan untuk mendukung aktivitas komunikasi sehari – hari dan daya tahan baterai yang bisa bertahan hingga 30 hari. Beberapa seri Enduro seperti SUMO, Silaturahmi dan ZIP bisa dimanfaatkan sebagai modem. Dan harganya sangat terjangkau! Dari Rp.99ribu hingga Rp.149ribu! Smarfren juga menawarkan seri telepon genggam lainnya dengan kisaran harga antara Rp.149ribu hingga Rp.449ribu – Hape Smartfren Q9+, Hape Browzer, Hape Z951, Hape Smart Chit Chat, Hape Samsung Pinger.


Smartfren juga menawarkan Router Modem RE251 seharga Rp.699ribu, gratis internet 30 hari dengan kecepatan 3,1Mbps. Ditawarkan pula Modem Super Dongle AC682 dan CE682 seharga Rp.199ribu gratis internet tanpa kuota 30 hari.


Selama Indocomtech berlangsung, Smartfren menyelenggarakan SPECIAL PROGRAM SMARTFREN di Indocomtech 2011. Untuk setiap pembelian produk data senilai 300ribu, konsumen berhak mendapatkan diskon senilai 300ribu untuk pembelian router modem RE251.


Program lainnya adalah PURCHASE BY PURCHASE di mana setiap pembelanjaan minimum Rp.199ribu (sudah termasuk ppn) dan berlaku kelipatannya, untuk semua produk device Smartfren selama persediaan masih ada dapat melakukan pembelian Samsung Pinger dengan harga hanya Rp.99ribu (sudah termasuk ppn). Program yang tak kalah seru adalah TRADE IN di mana Hape bekas tanpa charger (bisa ON) dapat ditukar dengan diskon Rp.100ribu untuk pembelian Hape XStream EV-DO.


Kehadiran Smartfren di Indocomtech juga semakin ditunggu-tunggu, dengan hadirnya penjualan tiket konser Pitbull di booth Smartfren yang dibuka mulai tanggal 4-6 November 2011, mulai jam 16.00 – 18.00. Bukan hanya itu saja, Smartfren juga memberikan gratis Modem EVDO Rev.A atau Hape XSTRE@M EV-DO untuk pembelian 175 tiket konser Pittbull tiap harinya, bagi pelanggan yang beruntung.




[http://smartfren.operatorseluler.com/23/gebrakan-dasyat-smartfren-di-indocomtech-2011/]

Ponsel Pintar Ini Murah



Melihat tren kebutuhan data yang semakin tinggi, operator seluler Smartfren meluncurkan ponsel Xstre@m EV-DO yang didukung teknologi CDMA EVDO Rev. A. Ponsel yang secara desain terlihat konvensional, kotak persegi panjang, ini bisa menikmati layanan streaming YouTube dan televisi.

"Sambil di jalan orang juga ingin menikmati streaming dengan cepat, mudah, dan murah," kata Chief Technology Officer Smartfren Merza Fachys saat peluncuran ponsel Xstre@m di Jakarta, Selasa 1 November 2011.

Ponsel Smartfren Xstre@m EV-DO ini menawarkan fitur yang lengkap layaknya sebuah smartphone. Ponsel ini mempunyai layar vertikal warna TFT LCD 2,4 inci 320 piksel.

Dilengkapi dengan kamera 2 megapiksel, radio FM, MP3 player, MP4 player, perekam suara, dan video, ponsel ini memakai baterai 950 mAh  memungkinkan pemakaianya bisa menikmati musik selama 12 jam.

Tersedia pula aplikasi Facebook yang dengan kartu Smartfren tidak lagi dikenai biaya. Selain itu ada juga aplikasi Twitter dan Kaskus. Layanan chatting bisa menggunakan Yahoo Messenger, MSN, dan Gtalk. Adapun akses Internet tersedia browser dan opera mini 6.

Ponsel yang punya ketebalan 11,25 milimeter ini juga bisa difungsikan sebagai modem cukup dengan plug and play, artinya ponsel ini tinggal dicolokkan ke komputer tanpa perlu menginstal aplikasi tertentu. Sebagai modem ponsel ini memberikan kecepatan 3,1 megabita per detik.

Cepat, mudah dan murah, tiga hal ini masih menjadi jualan Smartfren dalam setiap produk-produknya. Ponsel yang diproduksi oleh Alcatel ini dijual dengan harga Rp 299 ribu plus bonus gratis 12 gigabita dan masa aktif selama 365 hari alias setahun.

"Smartphone masih dianggap mahal. Semuanya di atas satu juta. Kini kami memberikan ponsel yang bisa streaming dengan murah,” kata Divisi Head Product Development, Sukaca Purkardjono.




[http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2011/11/01/brk,20111101-364322,id.html]

Smartfren Luncurkan Kartu Support EVDO Rev.B

Sinergi bisnis Smart Telecom dan Mobile 8 kini mencapai puncaknya dengan mengeluarkan produk baru bernama “Kartu Smartfren”. Yakni kartu yang mengandung dua nomor sekaligus, selular dan fix wireless access (FWA). “Sejak kolaborasi, kami telah mengeluarkan 3 kartu berbeda yakni kartu Lokal Plus, kartu Social, dan kartu Extra. Masing-masing kartu punya keunggulan sendiri-sendiri. Kini semua manfaat tersebut dilebur di satu kartu,” ujar Djoko Tata Ibrahim selaku Deputy CEO Commercial Smartfren pada peluncuran Kartu Smartfren, Jumat (16/9/2011).

Manfaat kartu terbaru Smartfren antara lain gratis menelepon ke sesama Smartfren, gratis akses Facebook dan Twitter, masa aktif perdana 365 hari, bisa memilih nomor lokal (FWA), dan hitungan tarif per detik ke semua operator di Indonesia. Sebagai penyempurna semua manfaat tersebut, Smartfren menambahkan bahwa Kartu Smartfren siap digunakan untuk akses internet cepat hingga 14,7 Mbps (EVDO Rev.B). 
“Guna mendukung akses cepat tanpa lelet, kami akan mengeluarkan perangkat berupa modem USB dengan jaringan Rev.B bulan depan,” tambah Sukaca Purwokardjono selaku Division Head Product Development Smartfren.

Kartu perdana Smartfren ditawarkan dengan harga Rp5.000 yang berisi pulsa dengan besaran sama. Pulsa tersebut dapat digunakan untuk komunikasi suara, SMS, dan internet. Pelanggan dapat memilih paket yang ditawarkan yaitu Paket Connex untuk komunikasi data saja, atau Paket Harian/Bulanan untuk komunikasi data dan suara.

Untuk memilih nomor lokal yang diinginkan (4 digit terakhir), pelanggan cukup mengirim SMS dengan mengetik FWA ON (Kode Area) (4 digit terakhir yang diinginkan) dan kirim ke 123. Contoh FWA ON 021 2500. Sistem akan membalas dengan 10 pilihan kombinasi yang ada. Anda akan dikenakan biaya Rp25.000 untuk nomor yang dipilih, yang dipotong langsung dari pulsa.




[http://www.selular.co.id/berita/BNews/2011/09/323315645426/Smartfren-Luncurkan-Kartu-Support-EVDO-Rev.B]

Smartfren Lebur Layanan Local Plus dan Social dalam Satu Kartu



Setelah meluncurkan Smartfren Local Plus dan Social, kemarin, Jum'at, 16 September 2011,  perusahaan telekomunikasi berbasis CDMA ini merilis Kartu Smartfren.

Division Head Product Development Smartfren, Sukaca Purwokardjono, mengatakan kartu Smartfren memiliki keunggulan dalam layanan data maupun voice. "Tidak seperti kartu lain yang biasanya hanya fokus pada layanan data saja atau voice saja," ujarnya dalam peluncuran Kartu SmartFren di Jakarta.

Kartu tersebut, kata Sukaca, mengkombinasikan layanan SmartFren Local Plus yang memiliki manfaat gratis menelepon dengan Social untuk gratis akses jejaring sosial Facebook dan Twitter. "Di Kartu SmartFren ini kami satukan semuanya," ujarnya. Kartu ini, lanjut dia, juga memiliki masa aktif kartu yang jauh lebih panjang, yakni sampai 365 hari.

Untuk layanan data, kartu ini diklaim dapat mengakses internet hingga kecepatan 14,7 Mbps dengan menggunakan perangkat berteknologi CDMA EVDO Rev B. "Perangkat dengan teknologi itu akan segera kami luncurkan," ujar Sukaca, namun ia menolak merinci vendor apa yang digaet untuk produksinya.

Untuk layanan voice, pengguna akan dikenai biaya berdasarkan perhitungan per detik. Sementara itu dengan mengisi ulang pulsa mulai dari Rp 5 ribu, pengguna juga dapat menikmati bonus gratis akses Facebook dan Twitter serta gratis menelepon sesama SmartFren. "Sementara untuk isi ulang Rp 50 ribu, diberi bonus gratis internet sebesar 500 megabita," kata Sukaca.

Sukaca mengatakan salah satu kelebihan produk ini adalah dapat memiliki dua nomor dalam satu kartu, yaitu nomor seluler dan nomor lokal. "Pengguna dapat memilih sendiri empat digit terakhir nomor lokal," ujar Sukaca.

Cara mendapatkan nomor lokal adalah dengan mengetik FWA ONKode areaempat digit nomor yang diinginkan lalu dikirim ke 1234. Selanjutnya sistem akan membalas, dengan memberikan sepuluh pilihan kombinasi nomor yang dapat dipilih pengguna. Untuk menikmati layanan ini pengguna dikenai biaya sebesar Rp 25 ribu.

Sementara itu pengguna Smartfren Local Plus dan Social pada akhir September nanti diberikan kesempatan bila ingin bermigrasi ke kartu ini. "Nanti akan kami kirimkan notifikasi melalui SMS. Pengguna bisa membalasnya untuk melakukan migrasi ," ujarnya.





[http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2011/09/16/brk,20110916-356682,id.html]

Silaturahmi, Ponsel Islami dari Smartfren







Smartfren telah menghadirkan produk bernama Hape Silaturahmi. Sudah bisa
ditebak, ini adalah ponsel islami yang dihadirkan untuk menyambut
Ramadan dan Idul Fitri.



Sukaca Purwokardjono, Division Head
Product Development Smartfren mengatakan produk ini diharapkan bisa
menarik bagi pengguna dari kalangan muslim.



"(Hape Silaturahmi)
telah dilengkapi aplikasi Islami, serta aplikasi social media popular
untuk menjaga konektivitas dengan lingkungannya," kata Sukaca dalam
keterangan yang diterima detikINET, Minggu (14/8/2011).



Apliksi
islami yang dihadirkan termasuk konten Quran, Hadis, tausyiah, doa,
ringtone Islami, hingga kalkulator penghitung Zakat serta layanan SMS
penanda waktu Adzan.



Nama silaturahmi dipilih bukan hanya karena
terkesan islami, ponsel ini disebut cocok untuk menjaga tali
silaturahmi karena adanya berbagai aplikasi sosial. Lagi-lagi, sudah
bisa ditebak, yang dimaksud adalah Facebook dan Twitter.



Ponsel
yang juga bisa difungsikan sebagai modem ini memanfaatkan frekuensi 800
Mhz, CDMA 2000 1x. Fitur tambahannya termasuk MP3, Radio FM dan kamera.
Hape Silaturahmi tersedia dengan harga Rp 149 ribu, dengan syarat
melakukan pembelian pulsa Rp 50 ribu.

















[http://www.detikinet.com/read/2011/08/14/144540/1703426/317/silaturahmi-ponsel-islami-dari-smartfren/]

Bidik 1 Juta Pelanggan, Smartfren 'Kawini' Facebook

Ketika dua belah pihak sama-sama membutuhkan, maka terjadilah hubungan simbiosis mutualisme. Sama halnya dengan Smartfren yang tengah butuh mengatrol pelanggannya dan Facebook yang merasa perlu untuk memperkuat eksistensi sosial medianya di ranah mobile Indonesia.

Atas dasar itulah, kedua belah pihak mengikat 'perkawinan' dalam bentuk kemitraan strategis. Melalui 'perkawinan' ini, kedua belah bisa mengeksplorasi segala peluang bisnis tanpa batas yang ditandai melalui program 'Free Facebook for All'.

"Dengan 'perkawinan' ini, seluruh pelanggan Smartfren bisa mengakses Facebook tanpa batas secara gratis tanpa dikenakan biaya data di semua ponsel yang akan kami bundling," kata Sukaca Purwokardjono, Division Head Product Development Smartfren Telecom, di sela kerja sama yang berlangsung di EX Plaza, Jakarta, Rabu (13/7/2011).

Sukaca menilai, Facebook masih sangat tinggi posisi tawarnya sebagai alat untuk mengakusisi pelanggan baru, khususnya dari segmen usia muda.

"Di Indonesia pengguna Facebook masih tinggi, ada lebih dari 39 juta, dimana kita merupakan pengguna terbanyak kedua di dunia. Itu sebabnya Facebook kami nilai masih reliable," jelasnya.

Saat ini, Smartfren memiliki 7 juta pelanggan. Menurut Merza Fachys, Chief Technology Officer Smartfren, jumlahnya hanya naik tipis 500 ribu sejak Mobile-8 Telecom dan Smart Telecom berganti nama jadi Smartfren Telecom, Maret 2011 lalu.

"Tentu saja dengan kerja sama ini kami punya harapan untuk mengatrol pelanggan seluler kami sekaligus memaksimalkan jaringan idle. Dari 8 giga kapasitas jaringan data yang kami sediakan, baru terpakai 6 giga saja," ucap Merza.

Baik Merza maupun Sukaca tak mau menyebut secara eksplisit target akuisisi pelanggan dari 'perkawinan' dengan Facebook ini. Namun Smartfren, seperti disebutkan Sukaca, akan menanamkan aplikasi dan shortcut khusus Facebook di 300 ribu ponsel yang akan dibundlingnya tahun ini.

"Akses gratis tanpa batas ini juga berlaku bagi pengguna kartu Smartfren social. Saat ini pelanggannya memang baru 100 ribu, namun dengan adanya Facebook ini kami harapkan jumlahnya bisa melonjak jadi satu juta pelanggan di akhir tahun," ujar Sukaca.

Di lain pihak, Facebook sendiri menilai kerja sama non-ekslusif ini akan jadi awal yang bagus untuk memperkuat eksistensinya di ranah social media mobile di Indonesia. Terlebih, para pesaing Facebook seperti Google juga mulai gencar mengincar lahan yang sama.

Javier Olivan, Director International Growth Facebook, mengaku tak khawatir dengan ekspansi Google yang baru saja menghadirkan Google Plus (+). Posisi Google+ memang diakui sebagai kompetitor yang akan bertarung secara head to head dengan Facebook.

"Tak ada yang perlu kami khawatirkan dengan Google+ selama kami juga terus mengembangkan inovasi yang disukai pengguna kami. Di sini, kami akan terus fokus mengembangkan social media lewat mobile sejak kami mengakuisisi Snaptu," tandasnya






[http://www.detikinet.com/read/2011/07/13/154855/1680643/328/bidik-1-juta-pelanggan-smartfren-kawini-facebook?i991101105]

Operator didesak tiru model bisnis BlackBerry



Regulator mempersilakan operator telekomunikasi untuk mengajukan spektrum frekuensi untuk menyelenggarakan layanan telekomunikasi seperti Research in Motion (RIM).

Selain pengajuan frekuensi baru, operator telekomunikasi juga harus membenahi infrastruktur server serta menggandeng vendor ponsel lokal atau global.

Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono mengatakan biaya bandwidth internasional itu sangat besar.

“Selama ini operator di Indonesia memabyaar mahal bandwidth internasional untuk keperluan Research in Motion dengan pendapatan bersih Rp150 miliar per bulan,” ujarnya kepada Bisnis hari ini.

Menurut dia, dengan jumlah pengguna BlackBerry di Indonesia sekitar 3 juta orang, maka RIM bisa menerima keuntungan bersih US$6 per pengguna per bulan sementara semua saluran disediakan oleh operator seluler, belum lagi dari penjualan handset-nya.

Nonot menilai operator telekomunikasi di Indonesia pasti mampu mendefinisikan handset apa yang diinginkan pengguna di Indonesia, lalu bisa di order ke vendor luar negeri.

“Kalau tidak bisa ke arah sana, maka operator di Indonesia selamanya hanya menjadi reseller atau pekerjanya orang asing. Untuk itu, operator dipersilakan mengajukan alokasi spektrum yang layak untuk menyelenggarakan model bisnis seperti RIM dan merancang handset,” katanya.

Alokasi frekuensi yang memungkinkan adalah di pita 2,3 GHz yang masih tersisa 600 Mhz di mana di pita tersebut TD-LTE sudah siap.

Sementara itu, BRTI masih terus melakukan pembahasan mengenai aturan merger dan akuisisi operator telekomunikasi.

Anggota BRTI Heru Sutadi mengungkapkan proses merger dan akuisisi operator telekomunikasi perlu diatur, karena berbeda dengan penggabungan perusahaan biasa, dalam merger antaroperator telekomunikasi menyangkut juga sumber daya yang terbatas, yaitu frekuensi.

“Kami akan memasukkan mengenai perubahan nama perusahaan, pemindahan saham sehingga kepemilikan berubah, dan sebagainya, seperti yang terjadi pada PT Smartfren Telekomunikasi yang sebelumnya adalah Mobile-8 Telecom,” tuturnya.






[http://www.bisnis.com/infrastruktur/telekomunikasi/30105-operator-didesak-tiru-model-bisnis-blackberry]

Smartfren targetkan 10 juta pelanggan

Operator telekomunikasi Smartfren menargetkan jumlah pengguna layanannya hingga akhir tahun ini menjadi 10 juta pelanggan, menyusul telah diselesaikannya proyek Business Support System (BSS) dan Value Added Service (VAS).

Proyek BSS dan VAS tersebut merupakan solusi migrasi layanan pascamerger PT Smart Telecom dan PT Mobile-8, yang antara lain ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas layanan kepada pelanggan.

Chief Technology Officer Smartfren Merza Fachys menyatakan penyelesaian proyek BSS dan VAS tersebut merupakan langkah yang harus ditempuh untuk dapat bersaing dalam industri selular di Indonesia yang sangat ketat.

Menurut dia, untuk bisa bersaing perseroan harus melakukan berbagai efisiensi yang memungkinkan, untuk dapat memberikan layanan yang terbaik dengan harga yang kompetitif, sehingga diminati oleh pelanggan.

Dalam hal ini, platform BSS dan VAS yang telah diselesaikan melalui solusi ZTE tersebut diharapkan bisa memudahkan Smartfren dalam mengelola sistem operasional dan bisnis, terutama pada billing sistem yang terkait dengan penagihan dan pemotongan pulsa pelanggan.

Selain itu, penyelesaian platform BSS dan VAS tersebut juga memungkinkan perseroan untuk dapat merancang suatu sistem layanan dan produk baru bagi pelanggan dengan waktu yang jauh lebih singkat.

“Kompetisi seluler di Indonesia sangat ketat, sehingga untuk bisa bersaing dengan operator lain yang lebih besar, kami harus selangkah lebih maju, dengan platform yang memadai, yaitu solusi BSS dan VAS yang dapat membantu dalam pembuatan produk/layanan baru. Hingga akhir tahun ini kami menargetkan pelanggan di kisaran 10 juta dari saat ini sekitar 7 juta," ujarnya, kemarin.

Sementara itu, dalam mendukung pencapaian target jumlah pelanggan tersebut, Smartfren tercatat telah memiliki sejumlah produk dan layanan baru untuk berbagai kalangan masyarakat, terutama di segmen menengah ke bawah.

Divisi High End Segmen Product Smartfren Joko Sriyono menuturkan perseroan telah memiliki sejumlah produk dan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan dengan harga yang sangat kompetitif.

Untuk pelanggan dengan kebutuhan yang lebih pada aktivitas telepon dan pesan singkat (SMS) perseroan memiliki produk Smartfren Lokal Plus, sedangkan untuk pelanggan dengan kebutuhan yang lebih pada aktivitas sosial seperti chating, FaceBook, dan Twitter perseroan memiliki produk Smartfren Social.

Selain itu, untuk pelanggan dengan kebutuhan koneksi internet cepat dan layanan data perseroan memiliki produk Smartfren Connex, serta sejumlah produk lain seperti Smartfren Android Wide dan Smartfren BlackBerry Service.

"Kami memiliki sejumlah layanan dan produk dengan harga yang sangat kompetitif. Pelanggan tinggal menyeduaikan dengan kebutuhannya. Dengan maraknya aktivitas sosial di masyarakat, kami memiliki Smartfren Social untuk memenuhi kebutuhan itu," katanya.

Adapun, CEO Smartfren Rudolfo Pantoja menyatakan dengan terjadinya merger Smart Telecom dan Mobile-8, perseroan membutuhkan solusi baru dalam mengembangkan produk dan layanan, serta mengelola sistem operasional, terutama terkait dengan billing sistem secara terintegrasi.

Dalam pelaksanaan proyek itu Smartfren menunjuk ZTE untuk membantu penggabungan layanan dan pelanggan melalui platform BSS dan VAS. Solusi BSS dari ZTE sendiri termasuk OCS, CRM, layanan prabayar dan pascabayar terintegrasi.

Setelah menandatangani kerjasama pada Juni 2010, ZTE dan Smartfren mulai melakukan migrasi layanan dan pelanggan, yang diselesaikan pada 10 Oktober 2010, sedangkan migrasi jaringan Mobile-8 dilakukan pada 20 Desember.

Secara keseluruhan proyek ini dirampungkan dalam kurun 12 bulan, di mana waktu tersebut tercatat sangat cepat dalam dunia telekomunikasi, mengingat berbagai kesulitan yang dialami dalam penggabungan dua system yang berbeda.

“Guna memberikan layanan yang lebih efektif dan efisien kepada pelanggan, Smartfren berinisiatif menggabungkan BSS dan VAS antara Smart dan Mobile-8 yang sebelumnya berdiri sendiri. Solusi ini memungkinkan pelanggan kami sekitar 7 juta menikmati layanan dengan kualitas lebih baik,” tuturnya.

Managing Director ZTE Indonesia Chen Jiang menuturkan dalam proyek ini pihaknya berhasil mengatasi berbagai kendala teknis untuk menggabungkan dua sistem yang berbeda menjadi satu.

“ZTE juga telah menciptakan beberapa rekor baru, seperti waktu terpendek dalam penginstalan perangkat, waktu terpendek dalam proses debug atau pengecekan kerusakan sistem dan perangkat, serta waktu terpendek dalam pengujian perangkat,” terangnya.






[http://www.bisnis.com/infrastruktur/telekomunikasi/29240-smartfren-targetkan-10-juta-pelanggan]

Migrasi sistem Smart Telecom dan Mobile-8 rampung



Operator telekomunikasi Smartfren menyelesaikan proyek business support system (BSS) dan value added service (VAS) sebagai solusi migrasi layanan pascamerger antara PT Smart Telecom dan PT Mobile-8.
CEO Smartfren Rudolfo Pantoja mengatakan dengan terjadinya merger Smart Telecom dan Mobile-8, perseroan membutuhkan solusi baru dalam mengelola sistem operasional, terutama terkait dengan billing system secara terintegrasi.

Menurut dia, dalam pelaksanaan proyek itu Smartfren menunjuk ZTE untuk membantu penggabungan layanan dan pelanggan melalui platform BSS dan VAS. Solusi BSS dari ZTE sendiri termasuk OCS, CRM, layanan prabayar dan pascabayar terintegrasi.

Setelah menandatangani kerjasama pada Juni 2010, ZTE dan Smartfren mulai melakukan migrasi layanan dan pelanggan, yang diselesaikan pada 10 Oktober 2010, sedangkan migrasi jaringan Mobile-8 dilakukan pada 20 Desember.

Secara keseluruhan proyek ini dirampungkan dalam kurun 12 bulan, di mana waktu tersebut tercatat sangat cepat dalam dunia telekomunikasi, mengingat berbagai kesulitan yang dialami dalam penggabungan dua sistem yang berbeda.

“Guna memberikan layanan yang lebih efektif dan efisien kepada pelanggan, Smartfren berinisiatif menggabungkan BSS dan VAS antara Smart dan Mobile-8 yang sebelumnya berdiri sendiri. Solusi ini memungkinkan pelanggan kami sekitar 7 juta menikmati layanan dengan kualitas lebih baik,” ujarnya, hari ini.

Managing Director ZTE Indonesia Chen Jiang menuturkan dalam proyek ini pihaknya berhasil mengatasi berbagai kendala teknis untuk menggabungkan dua sistem yang berbeda menjadi satu.

“ZTE juga telah menciptakan beberapa rekor baru, seperti waktu terpendek dalam penginstalan perangkat, waktu terpendek dalam proses debug atau pengecekan kerusakan sistem dan perangkat, serta waktu terpendek dalam pengujian perangkat,” terangnya.

 
Tingkatkan daya saing
Chief Technology Officer Smartfren Merza Fachys menyatakan penyelesaian migrasi BSS dan VAS tersebut merupakan langkah yang harus ditempuh untuk dapat bersaing dalam industri seluler di Indonesia yang sangat ketat.

Platform BSS dan VAS yang telah diselesaikan melalui solusi ZTE ini diharapkan bisa memudahkan Smartfren dalam mengelola sistem operasional dan bisnis, terutama dalam penagihan kepada pelanggan.

“Proyek ini memang sangat singkat, kami tidak boleh membuang waktu karena kompetisi seluler di Indonesia sangat ketat. Apalagi Smartfren masih menjadi pemain kecil di industri telekomunikasi, jika dibandingkan dengan operator lain yang sudah beroperasi lebih dulu,” katanya.

Merza mengungkapkan kecepatan penyelesaian proyek ini bisa terwujud karena Smartfren belum membutuhkan sistem berkapasitas sangat besar, mengingat jumlah pelanggan yang tercatat sekitar 7 juta pelanggan.

“Agar kami bisa bersaing dengan operator lain yang lebih besar, kami harus selangkah lebih maju. Tetapi itu hanya bisa dilakukan kalau kami memiliki platform yang memadai, yaitu solusi BSS dan VAS. Solusi ini juga bisa membantu kami menyingkat waktu dalam meluncurkan produk baru,” tuturnya.





[http://www.bisnis.com/infrastruktur/telekomunikasi/29171-migrasi-sistem-smart-telecom-dan-mobile-8-rampung]

Pertemuan Operator dan Pengguna Seluler



Ajang pertemuan operator seluler dengan para pengguna diharapkan mampu memberikan gambaran jelas mengenai perkembangan telekomunikasi di Tanah Air. Ini termasuk keseriusan operator untuk terus memenuhi kebutuhan pengguna seluler. Kegiatan temu pelanggan bertema "Servis: Janji dan Realita" merupakan salah satu program tahunan yang selalu ditunggu-tunggu dalam Indonesia International Communication Expo and Conference yang digelar di Jakarta, 8-12 Juni 2011.

Kegiatan ini memiliki makna khusus, karena masyarakat dapat bertemu langsung dengan manajemen puncak operator seluler dan menyampaikan berbagai pertanyaan dan keluhan secara langsung. Sekitar 500 undangan menghadiri acara ini, termasuk perwakilan operator dari Telkomsel, Axis, Esia, Indosat, Smartfren, dan XL Axiata.

"Tujuan dari temu pelanggan seluler adalah untuk menjembatani antara masyarakat dan operator seluler," kata IT Division Manager Dyandra Promosindo Sri Vista Limbong dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, akhir pekan lalu. Pada kesempatan ini, operator berkesempatan menerangkan lebih detail mengenai produk dan layanan mereka kepada pelanggan. "Begitu juga sebaliknya, pelanggan bisa secara langsung menyampaikan keluhan bahkan kritikan kepada manajemen operator seluler," ucapnya.

  Pihaknya berharap ajang tahunan tersebut bisa memberikan insight atau pengetahuan yang berarti bagi para operator sehingga berguna terhadap peningkatan layanan kepada masyarakat. Selain temu pelanggan seluler, ICC juga dimeriahkan dengan program lain seperti mobile computing programming application (Android) and data centre management. Juga ada seminar tentang penyewaan menara telekomunikasi serta peraturan dan perundang-undangannya serta pemasaran.

Dalam ajang ini, Vista juga mengatakan, smartphone dan PC tablet menjadi produk yang paling banyak dicari selama pameran. Para operator yang mengikuti pameran pun juga menawarkan paket dengan harga yang menarik dengan beragam merek smartphone yang ada. Kemeriahan Indonesia International Communication Expo & Conference (ICC), Indonesia Cellular Show (ICS), dan Festival Komputer Indonesia (FKI) 2011 makin berkesan bagi pelanggan. Apalagi ketiga ajang tersebut mendapat apresiasi hingga lebih dari seratus ribu pengunjungnya.

Di kota-kota lain pun penyelenggaraan FKI menambah sambutan meriah dari pengunjung. Pameran komputer yang ke-13 kali ini digelar pula di Surabaya (Grand City Convex) yang khusus diselenggarakan lebih awal, yaitu pada 1-5 Juni 2011, Jakarta (Jakarta Convention Center), Bandung (Graha Manggala Siliwangi), Semarang (Java Mall dan DP Mall), Yogyakarta (Jogja Expo Centre), dan Makassar (Celebes Convention Center). "Pameran ICC, ICS, dan FKI memang sarat akan informasi dan hiburan. Karena itu, pameran ini cocok menjadi agenda hiburan keluarga di akhir pekan," katanya.




[http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=280680]

Smartfren Ramaikan Pasar Ponsel



Smartfren mulai meramaikan pasar ponsel android di Jawa Barat, menyusul diluncurkannya ponsel pintar Android Smartfren Wide pada acara pameran gadget di Graha Manggala Siliwangi, Jumat (10/6).

Region Head Smartfren West Java, Antony Pandapotan mengatakan, ponsel Android Smartfren Wide ini memiliki kelebihan berupa layar yang lebih lebar di kelasnya dengan ukuran layar sentuh capacitive multitouch 3.5.

"Kami menghadirkan produk ini dengan harapan pelanggan mendapatkan smart experience atau pengalaman yang menyenangkan dengan adanya berbagai fitur, aplikasi dan bonus menarik dari ponsel Android Smartfren Wide yang di-bundling dengan kartu perdana Social ini," katanya.

Dikatakannya, keunggulan ponsel pintar Android Smartfren Wide didukung dengan bundling menggunakan kartu perdana Smartfren Social. Hal ini memang diperuntukkan untuk layanan data yang memberikan satu bulan gratis paket Bulananan Smartfren Social, di mana pengguna mendapatkan 700 MB data, 15.000 SMS dan bicara ke sesama gratis 2000 menit. Selain itu, dengan kartu Smartfren Social, pelanggan mendapatkan gratis Facebook dan Twitter selama masa aktif.

Tidak hanya itu, lanjutnya, pelanggan Smartfren Social juga mendapatkan gratis telepon seharian ke semua nomor Smart dan Fren seluler hanya dengan telepon ke sesama senilai Rp.500. SP Social juga memberi bonus SMS sepuasnya ke semua operator di Indonesia, cukup dengan mengirimkan 10 kali SMS.

Keunggulan lainnya manfaat gratis Facebook dan Twitter ini dapat diakses pada handset yang memiliki WAP & Web browser standar serta saat handset dijadikan sebagai modem.

Hal senada pun diungkapkan Ade Ihsan, Regional Marketing Manager Smartfren West Java. Dikatakan, android merupakan sebuah sistem operasi telepon seluler berbasis Linux yang sedang populer saat ini, dan sebagai salah satu produk smartphone, kehadiran ponsel android memberikan banyak manfaat bagi penggunanya.

Salah satu kelebihan android adalah operating system berbasis open source yang memberikan kebebasan bagi para penggunannya untuk mengembangkan beragam aplikasi dan memberikan kemudahan untuk mengunduh aplikasi-aplikasi tersebut secara gratis di internet Setiap harinya pengguna ponsel android di Indonesia pun semakin bertambah, hingga mencapai sekitar 170 ribu perangkat. Forum-forum diskusi yang membahas tentang android pun juga sudah semakin banyak di dunia maya.

Ponsel yang diproduksi ZTE ini sebelumnya sukses di pasaran Eropa dan AS dengan merek Android ZTE Blade. Smartfren kini mempersembahkan ponsel Android Smartfren Wide, sebuah ponsel android CDMA frekuensi 800 MHz dengan platform Android 2.2 Froyo yang memiliki akses data kecepatan tinggi EVDO rev.A sampai dengan 3.1 Mbps. Ponsel ini memiliki layar yang lebih besar dari ponsel Android CDMA lainnya yang keluar di Indonesia, dengan ukuran layar sentuh capacitive 3.5.

"Multitouch dan memiliki fisik berdimensi 114 x 56,5 x 12,2 mm. Menggunakan RUIM dan kapasitas memori internal ponsel Android Smartfren Wide sebesar 512 MB ROM, 256 MB RAM dan free microSD card dengan kapasitas 2 GB, dengan Wi-Fi, bluetooth v 2.1, kamera 3.2 MP, FM radio serta MP3 player. Ponsel ini juga memiliki GPS support dengan baterai yang tahan selama 200 jam. 






[http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110611111958&idkolom=tatarbandung]

Android Murah 1,65 Juta dari SmartFren



Memimpikan ponsel Android murah tapi bekinerja hebat? Sekarang ada SmartFren Wide dari SmartFren. Ponsel yang baru diperkenalkan hari ini (8/6) dipasarkan seharga 1,65 juta rupiah saja, plus bundling kartu perdana SmartFren Social dengan bonus bulanan senilai 50 ribu rupiah.

SmartFren Wide sebenarnya adalah ponsel Android ZTE Blade. Ia bekerja di jaringan EVDO Rev. A yang diklaim punya kecepatan sampai 9,3Mbps. Layar kapasitif dan multisentuh itu bisa menampilkan gambar atau video dengan jernih. Ada kamera resolusi 3,2 megapiksel juga lho, lengkap dengan FM Radio dan MP3 player buat yang suka mendengarkan musik. “

Keunggulan ponsel pintar Android Smartfren Wide didukung dengan bundling menggunakan kartu perdana Smartfren Social yang memang diperuntukkan untuk layanan data yang memberikan satu bulan gratis paket bulanan Smartfren Social dimana pengguna mendapatkan 700MB data, 15 ribu SMS dan bicara ke sesama gratis 2000 menit,” kata Joko Sriyono, Div. Head. High End Segment Smartfren.

Joko juga mengatakan bahwa pelanggan yang punya kartu Smartfren Social bisa mendapatkan gratis akses Facebook dan Twitter selama masa aktif. “Jadi meskipun pulsa 0 rupiah, asalakan masih dalam masa aktif maka tetap bisa Facebookan,” tambah Joko. Selain melakukan bundling dengan kartu perdana Smartfren Social, Smartfren Wide juga dibekali aneka aplikasi khas dari Smartfren.

MyCash misalnya, yang bisa digunakan untuk mengirim pulsa, mengakses mobile banking bank Sinarmas, atau dipakai pedagang pulsa Smartfren untuk transaksi. Ada juga game Pet Paradise yang mengusung tema hewan peliharaan dengan segala aktivitasnya. Buat yang suka musik, ada Smartfren Musik yang menyediakan lagu asli dari musisi lokal dan internasional.




[http://www.tabloidpcplus.com/2011/06/08/android-165-juta-dari-smartfren/]

Pemain baru muncul, pasar android kian semarak



Pertumbuhan jumlah pengguna telepon seluler (ponsel) dengan sistem operasi berbasis android kian pesat. Para operator telekomunikasi pun berlomba-lomba meramaikan pasar jenis ponsel tersebut.


PT Smartfren Telecom Tbk merupakan salah satu pemain anyar yang ikut merilis produk ponsel android berlabel Smartfren Android Wide. Ponsel ini merupakan produk bundling antara ponsel buatan PT ZTE dengan kartu perdana Smartfren Social.

Joko Sriyono, Head of Mass & Youth Segment PT Smartfren Telecom Tbk, mengatakan, pasar telepon seluler menggunakan sistem operasi berbasis android semakin prospektif. "Populasi ponsel android di pasar Indonesia pada 2014 nanti bisa mencapai 43 juta unit," ujar Joko kepada KONTAN, Rabu (8/6).

Ia mengklaim, ponsel android yang mereka luncurkan merupakan produk yang sudah sukses di 30 negara. Ia mencontohkan di Swedia, ponsel ini ludes terjual hanya dalam tempo seminggu setelah peluncuran. "Kami ingin mendapat sukses serupa di pasar Indonesia," jelas Joko.

Hingga akhir tahun 2011, Smartfren menargetkan dapat menjual 100.000 unit ponsel Smartfren Android Wide. Untuk mencapai target, Smartfren bakal memasarkan produk ini di 43 kota yang sudah dijangkau jaringan Smartfren.

PT Huawei Tech Investmen tidak mau ketinggalan meramaikan pasar ponsel android. Baru-baru ini Huawei meluncurkan tiga ponsel berbasis android, yaitu Huawei IDEOS X5, IDEOS X3, dan IDEOS X1.
Riadi Sugihtani, Direktur Pemasaran Huawei Device Indonesia, mengatakan, peluncuran produk baru ini bertujuan memperluas pangsa pasar Huawei sekaligus meningkatkan loyalitas pelanggan di Indonesia.
"Pada tahun 2011, Huawei akan terus mengeluarkan produk-produk yang menjadi solusi cerdas dalam komunikasi konsumen," ujar Riadi.

Informasi saja, produk-produk Huawei sudah digunakan di lebih dari 100 negara. Huawei mengklaim, mampu membukukan pertumbuhan penjualan 24% per tahun.





 [http://industri.kontan.co.id/v2/read/1307588375/69735/Pemain-baru-muncul-pasar-android-kian-semarak]

News

 
Copyright © Agung Pulsa. Original Concept and Design by My Blogger Themes | Tested by Pulsa HP Murah | Best Credit Cards